Blog Apdri

Beberapa catatan sederhana

Jalan-jalan ke Cidaun

with 47 comments

Suatu pagi di Ciwidey

Suatu pagi di Ciwidey

Minggu pagi yang cerah, beberapa bulan yang lalu, saya menyusuri rute Bandung selatan dengan tujuan Cidaun, pantai Cianjur Selatan.

Tempat ini mungkin tidak asing bagi sebagian orang, dan karena info yang mereka tulislah saya memulai perjalanan ini.

Sejenak berhenti di Ciwidey untuk memotret area pertanian berlatar bukit-bukit berkabut tipis di kejauhan.

Ada banyak tempat wisata di sekitar Ciwidey seperti Kawah Putih, Cimanggu dan Ranca Upas, namun tidak berhenti di sana. Suasana segar di bawah mentari yang hangat terasa ketika memasuki gerbang perkebunan teh Rancabali. Ke arah manapun memandang, tampak kebun teh yang daunnya hijau asri.

Malu bertanya sesat di jalan, saya pun berhenti di gerbang Situ Patenggang dan bertanya arah ke Naringgul (kecamatan di daerah pedalaman Cianjur).  Ternyata mesti ambil cabang jalan ke kiri sekitar 100 meter sebelum gerbang tersebut, alias masuk ke tengah perkebunan teh.

Situ Patenggang di belakang

Situ Patenggang di belakang

Kebun teh yang sepi

Kebun teh yang sepi

Jalan di kebun teh beraspal mulus dan sepi, tidak banyak mobil lewat, tidak ada restoran dan vila seperti di kawasan Puncak Bogor-Cianjur. Sesekali bertemu dengan rombongan pemetik teh dan rumah-rumah mereka yang seragam bentuknya dan dicat biru putih. Kehidupan yang sederhana dan tampak bersahaja.

Sekitar sepuluh kilometer meliuk-liuk dan menanjak di kebun teh, sampailah di puncak bukit yang cukup tinggi, sehingga tampak alam Cianjur yang asri membentang di selatan.  Nun jauh di sana, di batas daratan dan langit, samar-samar terlihat garis putih tipis yang kadang muncul dan hilang. Sepertinya itulah ombak pantai yang dituju. Sayangnya kamera saku tidak cukup tajam menangkap garis putih itu dan hasilnya berbaur dengan warna langit.

Bentang alam Cianjur selatan

Bentang alam Cianjur selatan

Perbatasan kab. Bandung Cianjur

Perbatasan kabupaten Bandung - Cianjur

Jalan menuruni kebun teh meliuk-liuk curam, beberapa tikungan berputar hampir 180 derajat sehingga mesti hati-hati. Akhir dari kebun teh adalah tugu perbatasan kabupaten Bandung dengan Cianjur, dengan latar hutan pohon rasamala yang jangkung. Area persawahan di lembah yang subur tampak setelah keluar dari hutan, tidak begitu luas berbataskan bukit dan tebing.

Persawahan sesudah hutan rasamala

Persawahan sesudah hutan rasamala

Jembatan Cipandak

Jembatan Cipandak

Tak lama menyusuri persawahan, sampailah di sungai Cipandak yang airnya cukup jernih, menandakan hutan di bagian hulu masih terjaga. Yang menarik di sekitar jembatan sungai ini adalah adanya 2-3 air terjun kecil baik sebelum maupun sesudah jembatan (tebing sebelah kiri dan kanan). Beberapa air terjun di tebing sebelah kiri sebenarnya sudah tampak tadi ketika melintasi persawahan.  Di sebelah jembatan ini ada tugu kecil sebagai batas desa Balegede, kecamatan Naringgul yang nanti akan dilewati.

Air terjun di sekitar jembatan Cipandak

Air terjun kecil di sekitar jembatan Cipandak

Jalan di pedalaman Cianjur

Jalan di pedalaman Cianjur

Di atas jalan aspal berbatu yang keriting, perjalanan di pedalaman melalui hutan alam yang diselingi pemukiman penduduk. Suasananya lengang, tidak ada angkutan umum, desa/kecamatan yang dilewati pun tampak sepi. Sebelah kiri adalah tebing dan sebelah kanan jurang dengan sungai Cipandak di bawahnya. Beberapa mata air yang bening muncul membasahi dinding tebing, mengalir bergemericik, membuat saya berhenti untuk membasuh muka dan kembali merasa segar.

Mata air di pinggir jalan

Mata air di pinggir jalan

Di musim hujan ini mungkin air terjun kecil

Di musim hujan mungkin ada air terjun kecil di sini

Menjelang tengah hari sampailah di pertigaan Cidaun, ke kiri menuju Ranca Buaya/Pamengpeuk (Garut selatan) sedangkan ke kanan menuju Sindang Barang. Setelah belok ke kiri dan menempuh beberapa kilometer, sampailah di Pantai Jayanti. Pengukur jarak di motor menunjukkan angka 125 kilometer dari Bandung. Serupa dengan pelabuhan nelayan lainnya di pesisir selatan, Pantai Jayanti terlindung dari dari ombak besar dengan adanya beting karang alami dan tanggul buatan manusia.

Pantai Jayanti sebelah timur

Pantai Jayanti sebelah timur

Perahu nelayan di balik tanggul

Perahu nelayan di balik tanggul

Saat itu sepertinya banyak nelayan tidak melaut, banyak perahu tertambat di balik tanggul dan sebagian terikat mengapung di antara beting karang. Tempat pelelangan ikan pun tampak kosong. Pantai ini jauh lebih sepi daripada Pangandaran atau Pelabuhan Ratu. Fasilitas rekreasi, penginapan dan tempat makan belum banyak.

Beberapa mobil dan motor diparkir di atas tanah berpasir, sepertinya dari Cianjur lewat Sindang Barang karena tidak bertemu di jalur yang saya lewati tadi. Kalau ingin mandi dan berenang di pantai, perlu berjalan kaki menjauh dari pelabuhan nelayan ke arah barat, ke pantai pasir yang tidak berbatu karang.

Tempat pelelangan ikan di belakang (kiri)

Tempat pelelangan ikan di belakang (kiri)

Pantai pasir sebelah barat

Pantai pasir sebelah barat

Sekitar satu jam di sana melihat-lihat pemandangan, saya pun pulang supaya tidak kemalaman di jalan. Kembali ke jalur yang tadi, menyusuri jalan di pedalaman dalam cuaca mendung dan kadang berkabut. Tanjakan-tanjakan terjal antara jembatan Cipandak hingga puncak kebun teh memaksa mesin motor berteriak keras pada gigi rendah. Melewati Ciwidey yang basah di bawah guyuran hujan, alhamdulillah kembali tiba di Bandung saat azan Isya.

Sumber : Honda Tiger mailing list

Sumber : Honda Tiger mailing list

About these ads

Written by apdri

17 Oktober 2009 at 02:30

47 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. wowwww… subhanallah… pemandangan yg benar2 indah… kapan ya bisa touring kesitu….

    Tulus Budi

    22 Oktober 2009 at 09:18

  2. betul, sangat indah…
    saya tambahkan peta, barangkali bermanfaat… :)

    apdri

    22 Oktober 2009 at 10:22

    • mksih bro infonya….insyalloh bsk meluncur k cidaun

      erm

      1 September 2011 at 04:21

  3. bis liat petanya malah jadi nyesel nggak pernah jalan2 ke sono :cry: wah padahal deket banget nyak dari bandung, paling macet di ke Cimahinya aja yg malesin

    Moto BackPacker

    2 November 2009 at 05:09

    • iya, ini pas berangkat juga kejebak macet pasar kaget di Soreang (orang olah raga pagi mengundang banyak penjual), baru setelah Soreang lancar. Pulangnya mau masuk Bandung ya lalu lintas padat lagi… :)

      apdri

      2 November 2009 at 05:30

    • Aku Alhamdulillah sering lewat ke jln ciwidey,naringgul sampai ke cidaun,dulu masih rusak jlnnya di naringgul tapi sekarang dah bagusan lumayan,tapi jangan salah biarpun rusak dan melelahkn tapi semuanya sirna dengan keindahan alam jln akses tersebut apalagi di kebun teh yg mau ke perbatasan naringgul pokonya juara deh,dan naringgul punya air terjun sepanjang jln dan pesawan yg sangat menggoda keindahannya,pokonya yg dari bandung kalau dah nyoba pasti ketagihan dengan jln tersebut,saya jamin 100% pokonya.

      amy purnama pupud

      21 Agustus 2012 at 20:05

      • Benar sekali…
        Tempatnya benar-benar alami :)

        apdri

        23 Agustus 2012 at 08:20

        • update terbaru Kang, dari Rancabali sampai Balegede sudah hotmix, Balegede-Naringgul masih ada yang bolong, dari Naringgul-Cidaun gak terlalu banyak bolongnya (malah sudah pada ditambal), lumayan waktu tempuh dari Rancabali sampai Cidaun jadi berkurang banyak

          thedy

          24 Agustus 2012 at 05:36

          • mantap…
            pantai selatan terdekat dari Bandung ini akan terasa semakin dekat :D

            apdri

            27 Agustus 2012 at 03:23

  4. [...] lama kemudian. Inilah batas dari kabupaten Bandung dan Garut. Andai saja jalannya sehalus kebun teh Rancabali atau Sinumbra, mungkin lebih banyak orang berwisata [...]

  5. Om, Jumat besok, 29 Jan 2010 bakal ke Cidaun melewati rute JKT – CIWIDEY – SITU PATENGGANG – CIDAUN – SINDANG BARANG – CIANJUR – JKT.. boleh tau ngga estimasi jarak dan waktu tempuh nya dengan sepeda motor?
    Om,.. foto2nya bisa saya share ga di blog saya?

    Herry

    26 Januari 2010 at 00:32

    • Bandung-Ciwidey-Cidaun itu sekitar 120 km, kira-kira 5 jam perjalanan. Saya belum pernah ke Sindang Barang, kalau dilihat di peta jaraknya kira-kira 40km dari Cidaun.
      Foto-foto silakan kalau mau dishare, tetapi jangan diedit ya, biarlah apa adanya… :)

      apdri

      26 Januari 2010 at 01:53

  6. [...] discan dan diupload ke forum komunitas atau blog pemiliknya. Peta ini cukup detail, seperti jalur Ciwidey-Cidaun yang tidak dimuat di peta lain. Alternatif peta touring Jawa Barat dan Lampung yang cukup lengkap [...]

  7. salam kenal,
    Makasih, cukup informatif.
    Berencana mau lari mulai Situ Patenggang sampai Cidaun..55km ya?
    Situasinya cukup aman kah?

    akiniaki

    7 Mei 2010 at 07:05

    • Salam kenal juga.
      Kalau siang sih kayaknya aman, nggak tahu nih kalo malam, belum pernah soalnya… :)

      apdri

      7 Mei 2010 at 07:19

  8. Alhamdullillah, acara lari2nya menjadi Danau cileunca- Cisewu-Cikarang- Cimahi, 80km..Terakhir ngojek 5an km sampai Rancabuaya…Sempat lari malam ditengah hutan sendirian di 8km terakhir sampai Cimahi..

    akiniaki

    13 Agustus 2010 at 22:24

    • Wah jadi juga larinya nih… :)
      berarti itu sampai pertigaan yang ke kiri ke Bungbulang & kanan ke Rancabuaya ya? Sudah lama saya tidak main ke daerah sana, terakhir ke Rancabuaya beberapa tahun lalu pas musim ombak besar & nelayan tidak melaut…

      apdri

      13 Agustus 2010 at 23:13

    • gimana kondisi di cimahi sekarang( waktu akan kesitu) aku hampir tenggelam waktu jalan kaki dari garut ke cianjur di dekat situ ..setelah pangauban..sekitar jam 9 malam…

      Rohidin Abi

      6 Desember 2012 at 06:24

  9. saya juga ada rencana nih minggu depan pake speda, pas bener nih petanya mungkin sy mo pk jlr Cwd-Rnc-Cireund-Tnj Karang- cibancet-Sdg Brng, Nuhun ah informnya

    hari

    12 September 2010 at 09:14

    • ke Sindang Barang sepertinya paling dekat lewat jalur itu dari Rancabali, selain lewat Pagelaran/Tanggeung maupun Cidaun. Saya sendiri belum pernah lewat sana… :)

      apdri

      12 September 2010 at 12:49

  10. saya tidak menemukan peta yang saya inginkan yaitu peta desa yang saya mau
    lw ad yang punya tolong dong d tmbahkan biar saya bisa lebih mdah ngrjain tugas ..
    tp ini jg udh lmyan bgus buat krya tlis sya ..

    sabdi permana

    26 Januari 2011 at 02:38

    • langsung ke google map aja (http://maps.google.com/
      ) lalu masukkan “Ciwidey” dalam kotak pencarian.

      Geser-geser lokasi petanya ke arah bawah (selatan) menuju desa yang dimaksud. Setelah ketemu desanya, dobel klik kalau perlu untuk melihat lebih detil (zoom) jalan-jalan desa tersebut…

      apdri

      26 Januari 2011 at 09:51

  11. info SPBU tolong d cantumkan, untuk menghindari kehabisan bensin di tengah hutan, gawat tuh kl kejadian

    Rizki Herdyan

    6 Maret 2011 at 07:38

    • di Cidaun sepertinya belum ada SPBU, sebaiknya isi bensin antara Soreang-Ciwidey…

      apdri

      6 Maret 2011 at 13:45

      • Paling eceran Kang, setahu saya kalo dari Cidaun daftar SPBU paling di Ciwidey (dari arah Ciwidey), Tanggeung-Pagelaran-Sukanagara (3 SPBU jika dari arah Cianjur..khusus yang Tanggeung masih baru, saya lewat per 21/08/2012 belum dibuka), Pameungpeuk (dari arah Garut)

        thedy

        24 Agustus 2012 at 05:44

        • ok trims infonya, sangat bermanfaat … :)

          apdri

          27 Agustus 2012 at 11:31

  12. broo… salam kenal…
    jalannya offroad atau gimana??? bagus atau ngga???

    hutan perawan kah??

    rencana tahun baru disana(cidaun)

    kepulin

    6 Desember 2011 at 08:20

    • sampai tugu perbatasan Cianjur jalannya bagus,
      sesudahnya aspal keriting sampai Cidaun (kondisi 2 tahun lalu).
      hutan alam sesudah jembatan Cipandak, selang-seling dengan perkampungan…

      apdri

      7 Desember 2011 at 03:30

      • ok…

        tapi perjalanan yang akang alami,,, aman ga ???

        kepulin

        21 Desember 2011 at 04:25

        • kalau siang sih kayaknya aman…
          cuma sebentar di Cidaun, supaya pas balik sampai Ciwidey sebelum gelap…

          apdri

          21 Desember 2011 at 06:45

          • ok deh kang,,, sya akan coba perjalanan ke sana…..

            mudah mudahan sekarang jalannya udah mulus lus….

            epul lorenzo

            23 Desember 2011 at 14:09

  13. saya baru dari pantai jayanti bro, hari sabtu, 17 Nov kemarin. saya dari bekasi, lewat cipanas cianjur,campaka,sukanagara,cidaun. pulangnya lewat agrabinta, tegalbuleud, surade, jampang kulon, cibadak, ciawi balik ke bekasi. lumayan memacu adrenalin jalurnya, apalagi seharian perjalanan saya di guyur hujan http://freakbiker.blogspot.com

    Tan Tik Sioe

    20 November 2012 at 08:55

    • wah jauh juga itu rutenya, bisa seharian full di perjalanan… :)
      Jabar selatan memang bagus panorama nya…

      apdri

      21 November 2012 at 04:34

    • kang Tan lewat ke ujung genteng gak?
      dulu taun 91 dari surade jalan ke ujung genteng muter sampe plabuhan ratu

      rohidinabi

      12 Desember 2012 at 10:29

  14. ngiri kang…aku dulu ke cidaun dari bandung lewat garut pantai pameungpeuk jalan kaki
    tahun 96

    Rohidin Abi

    6 Desember 2012 at 03:31

    • pada tahun itu, sepertinya jembatan-jembatan di Jabar selatan belum semuanya permanen, sebagian mungkin masih campuran konstruksi besi dan balok kayu…
      pastinya transportasi tidak semudah sekarang :)

      apdri

      6 Desember 2012 at 11:25

  15. ya kang,,masih harus nyebarang sungai,,di cimahi hampir saya tenggelam..alhmdlah waktu itu badan diikat tambang..cuaca gelap jarak pandang cm 5 meter pake senter..ya akhirnya buka tenda..hehe
    sekali lg nuhun infona,,,

    rohidinabi

    12 Desember 2012 at 10:25

  16. selasa kemarin aku motoran dr batujajar bandung barat..ke cidaun trus ke ranca buaya garut lanjut ke pangalengan…alhmdlh jalannya sudah bagus kang..

    rohidinabi

    27 Desember 2012 at 11:01

    • wah…sudah lama sekali saya tidak lewat sana, terima kasih atas infonya :)

      apdri

      28 Desember 2012 at 02:54

      • atas info dr akang..alhmdlah kang jalan bener bener dah bagus

        rohidinabi

        31 Desember 2012 at 08:59

      • ya kang…wah sungguh indah…cuma blum bs diupload hasilnya…kemarin br setengah ada masalah

        rohidinabi

        2 Januari 2013 at 10:10

        • blognya informatif dan foto-fotonya bagus…
          tetap menulis… :)

          apdri

          3 Januari 2013 at 03:07

          • kapan kapan touring lg kasih info kang.hehe

            rohidinabi

            3 Januari 2013 at 08:46

      • hasilna dah saya upload kang… dr ranca buaya trus ke ci sewu dan pangalengan…rute yg menantang dan mempesona lah…
        nuhun dulu infonya.

        rohidinabi

        3 Januari 2013 at 08:41

  17. Wahh..kang Apdri lagi berfoto ria antara jalur ciwedey – cidaun via naringgul. Saya langsung ingat jalur tsb sewaktu mudik dari bandung ke solo jateng via jalur selatan jawa barat (pantai pangandaran Banjar) sampai jalur selatan jawa tengah (pantai ayah kebumen) dan jalur selatan jogjakarta (pantai kwarasan bantul ) . Saya rasanya pengen balik lagi lewat jalan tsb dgn pemandangan kebon tehnya yang menghijau dan gunung-gunungnya yang mempesona. mudah2an kalau kembali lewat jalur tsb antara naringgul sampai cidaun jalannya sudah bagus. Kapan kang Apdri jalan2nya ke jawa tengah, DIY sampai jawa timur, jawa tengah sampai jawa timur sudah bagus jalannya ( jawa timur bagusnya dari pacitan samai lorok perbatasan trenggalek yang jalannya dihotmix tapi lorok sampai banyuwangi pengerjaan jalannya masih dikerjakan terus.

    endang gumelar

    17 Maret 2014 at 16:23


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: