Arsip untuk April 2010
Suburnya Bunijaya
|
Setelah melalui Sindangkerta, suasana pedesaan semakin terasa. Jalan menuju kecamatan Gununghalu melewati banyak tanjakan dan perbukitan, sawah dan pemukiman penduduk. Di beberapa tempat aspal tampak mengelupas, menyisakan lubang yang mesti dihindari. Di Gununghalu ada pertigaan setelah Alfamart, belok kanan menuju desa Sirnajaya dan Bunijaya. Tidak lama selepas terminal bis Bunijaya, bertemu dengan kebun teh Montaya, milik PT. Perkebunan Nusantara VIII. |
Sisi Lain Saguling: Cililin-Sindangkerta
|
Akhirnya jadi juga pergi ke Curug Malela. Foto-fotonya cukup banyak, akan dimuat dalam tiga tulisan. Peta dan nama-nama tempat yang dilewati dapat dilihat di sini. Waktu berangkat pagi itu langit tidak begitu cerah, berharap semoga tidak hujan di jalan. Dari Bandung, melalui jalan Nanjung seperti waktu ke Curug Jompong, lalu belok kanan di pertigaan menuju Cililin. Jalan raya membentang di antara perbukitan, ciri khas kabupaten Bandung Barat. |
Pemandangan di Tol Cipularang
|
Pemandangan terindah di jalan tol Cipularang sepertinya ada di kilometer 90-120, antara Purwakarta-Padalarang. Kebetulan pagi itu cuacanya cerah sekali, meskipun sore hari masih sering hujan. Dari foto-foto yang diambil di atas travel yang melaju kencang menuju Jakarta, sebagian besar dihapus karena goyang, pemandangan tertutup kendaraan lain yang melintas, atau terpotong karena telat mengambil gambarnya. |
Memanfaatkan Koordinat GPS
|
Koordinat GPS yang pernah direkam oleh orang lain untuk menandai suatu tempat sebenarnya dapat dimanfaatkan, meskipun kita belum punya alat penerima sinyal GPS. Misalkan ingin mencari Curug Malela yang merupakan “Niagara Falls”-nya kabupaten Bandung Barat. Saya sendiri belum pernah ke sana, baru melihat foto-fotonya yang mengesankan di sini dan sini. Koordinat GPS air terjun ini adalah S07*00’38.1 E107*12’22.0, diperoleh dari sini. |



