Sisi Lain Saguling: Cililin-Sindangkerta
|
Akhirnya jadi juga pergi ke Curug Malela. Foto-fotonya cukup banyak, akan dimuat dalam tiga tulisan. Peta dan nama-nama tempat yang dilewati dapat dilihat di sini. Waktu berangkat pagi itu langit tidak begitu cerah, berharap semoga tidak hujan di jalan. Dari Bandung, melalui jalan Nanjung seperti waktu ke Curug Jompong, lalu belok kanan di pertigaan menuju Cililin. Jalan raya membentang di antara perbukitan, ciri khas kabupaten Bandung Barat. |
Antara Cililin-Sindangkerta, ada beberapa jembatan yang catnya sudah hilang tapi masih berdiri kokoh. Tidak ada arusĀ sungai mengalir di bawah jembatan, hanya genangan waduk Saguling yang sampai kemari. Mungkin usianya sudah lebih dari seperempat abad, setua bendungan Saguling yang dibangun tahun 80-an.
Jembatan yang paling ramai ada di daerah Sindangkerta, sekitar 40 kilometer dari Bandung. Warung ikan bakar banyak berjejer di kiri-kanan jalan, namun tidak tampak dermaga perahu seperti di Cirata.
Bersambung…











[...] melalui Sindangkerta, suasana pedesaan semakin terasa. Jalan menuju kecamatan Gununghalu melewati banyak tanjakan dan [...]
Suburnya Bunijaya « Blog Apdri
25 April 2010 pada 00:47
td sy sempat ke tempat tersebut, saya mengambil jalur menuju sindang kerta bukan ke gunung halu memang bagus…
tp yang jd pertanyaan saya,temapt tersebut buka tempat yg memang sengaja di lokasi kan sebagai tempat wisata ya….
hanya pemandangan penghias jalan saja…
apa kl di teruskan hingga sindang kerta ada tempat khusus wisata saguling…
rifki
16 Mei 2010 pada 17:13
betul, sepertinya belum dikelola oleh pemkab Bandung Barat, tidak tampak pintu gerbang obyek wisata seperti di Cirata. Padahal kalau ada penyewaan perahu di situ, mungkin bisa menyusuri hingga ke tengah waduk (gambar tangan)…
apdri
18 Mei 2010 pada 02:34
oh ya mazza zih.kamu teh anak mana itu adalah tmpat yang sangat indah sekali bukandt
aisyah
20 Juni 2010 pada 07:39
iya, banyak pemandangan bagus sekitar Bandung.
trims sudah mampir…
apdri
20 Juni 2010 pada 10:59
cctv cililin batulayang mana?
edeng permana
8 Juni 2010 pada 14:24
ccyv cililin batulayang mana?
edeng permana
8 Juni 2010 pada 14:25
kalau di peta itu, Batulayang ada di selatan Jalan Manapa, tapi saya tidak tahu di mana persisnya ccyv, mesti tanya penduduk sekitar sepertinya…
apdri
8 Juni 2010 pada 22:38
ya mungkin???????????????????????????????????????
aisyah
20 Juni 2010 pada 07:40
ya ,,,
memang betul Bandung barat itu memiliki kekayaan alam yang belum d ketahui masyarakat umum, jangankan masyarakat luar, masysarakat asli sendiri banyak yang belum tahu seluk beluk bandung barat yang kaya akan keindahan alam dan tempat wisata,
salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya perhatian dari pemerintah pemkab,
seharusnya pemerintah ada perhatian khusus agar kab Bandung Barat bisa di kenal d masyarakat dalam maupun luar, ini sangat berdampak bagi kemajuan kab Bandung Barat sendiri.
apalagi bandung Barat merupakan kabupaten yang masih belia bisa d sebut kabupaten ANOM yang baru berdiri belum lama ini .
semangat teruz pemkab bandung barat,semoga Bandung Barat bisa lebih maju menjadi kabupaten yang bermartabat , amin ……
fadil
16 Mei 2011 pada 05:54
Amin…
memang sepertinya obyek wisata kab. Bandung Barat yang populer adalah kawasan utara-timur seperti THR Juanda, Lembang, Maribaya, Tangkuban Perahu seperti yang ada di situs pemprov Jabar.
http://www.jabarprov.go.id/index.php/subMenu/161
Adapun yang ada di barat-selatan kurang diekspos. Di situs pemkab misalnya (http://www.bandungbaratkab.go.id/ menu Informasi > Pariwisata > Wisata alam), dimuat Waduk Saguling & foto bendungan PLTA-nya. Tidak disebut di Sindangkerta ada jaring apung, ikan bakar, jembatan panjang membelah waduk di kiri-kanan. Di sekitar PLTA-nya justru tidak ada warung ikan bakar, tidak boleh berperahu, menjala ikan, dsb…
Curug Malela yang sering diberitakan, petunjuk arah jalannya boleh dibilang tidak ada, bahkan di Gununghalu sekalipun. Kalau serius ingin dipopulerkan/dijadikan andalan, kan bisa saja pemkab memasang tulisan “Curug Malela … km” di jalan raya Cimahi-Padalarang pada pertigaan-pertigaan menuju Cililin. Tiap hari ribuan orang lewat jalan itu, dan tulisannya tetap dibaca selama bertahun-tahun, termasuk orang dari luar daerah…
Ini ada contoh petunjuk arah wisata yang pernah difoto :

apdri
17 Mei 2011 pada 20:09
cililin kampung halaman saya danau saguling merindukanku tuk datang kembali ke kampungku
lisa
16 September 2010 pada 03:44
air danau yang tenang berlatar bukit yang memanjang di kejauhan, kabut tipis yang perlahan menghilang seiring hangatnya matahari pagi… (biar tambah kangen sama suasananya) …
apdri
16 September 2010 pada 03:59
waah ternyata waduk saguling masih indah ya..hehe
mas saya mau penelitian di sindangkerta..saya mau minta info jalannya kalau dari bandung lewat mana?
kondisi jalannya seperti apa?
hatur nuhun
fariedz
29 September 2010 pada 12:17
kalau dari Bandung lebih mudah lewat Cimahi-Batujajar-Cililin, soalnya saya sempat tersesat waktu malam mau lewat jalan Nanjung.
kondisi jalan setengah tahun yang lalu sih masih mulus, gak tahu nih sekarang…
apdri
29 September 2010 pada 23:28
bagus bagus bagus aq jd ingat kampung halaman
merinding rasanya melihat keindahan kampung yg indah & alami, tolong di muat gambar gunung batu di desa sindang kerta makacih
aden
6 November 2010 pada 11:40
di desa Sindangkerta waktu itu hanya selintas lewat saja, tidak sempat memotret khusus gunung batunya
trims sudah mampir…
apdri
7 November 2010 pada 00:04
bisa ga lihat pemandangan di curugcibitung desa mukapayung
endang suryana
13 November 2010 pada 09:17
saya belum pernah ke sana…
curug itu lokasinya di sekitar Cililin-Sindangkerta ?
apdri
14 November 2010 pada 09:34
ada yang bagus juga pemandanganya di ciririp sbelum sebelum jembatan terakhhir menuju rancapanggung, enak buat makan” disana
rokibul
31 Maret 2011 pada 15:25
iya, ingin juga mencoba salah satu ikan bakar di sepanjang tepian waduk ini, sayang waktunya terbatas, siapa tahu turun hujan padahal tujuan masih jauh…
apdri
1 April 2011 pada 00:08
gambarnya cukup mengobati kerinduanku pda kampung halaman kampung gombong pancuran desa budiharja……trims
amirah
11 Februari 2012 pada 15:42
sama-sama, terima kasih sudah mampir…
apdri
13 Februari 2012 pada 06:39