Tegalbuleud – Agrabinta – Sindangbarang
|
Perkebunan Cikaso luas membentang di seberang jembatan Sungai Cikaso. Kontur tanahnya berbukit-bukit, didominasi oleh pohon karet. Sesekali bertemu rumah-rumah pegawai perkebunan, berbentuk kotak seragam dicat dengan warna yang sama. Mirip dengan emplasemen di kebun-kebun teh Bandung-Garut selatan namun lebih sedikit jumlahnya. Meskipun tampak sederhana, banyak rumah memasang antena parabola di halaman depan. |
Satu jam lebih berkelok-kelok di perkebunan Cikaso, jalan landai menuju kecamatan Tegalbuleud.
Rumah-rumah penduduk berselang-seling dengan sawah hingga jembatan sungai Cibuni.
Harumnya aroma gula kelapa tercium saat melintasi perkebunan kelapa yang sepi.
Tumpukan kayu bakar terserak di depan gubuk-gubuk pembuat adonan gula merah.
Kontras dengan jalan yang tadi dilewati, di sini jalannya lebar tapi jelek sekali.
Di banyak tempat, lobang bekas roda truk setengah meter dalamnya, syukurlah tidak lewat sini waktu hujan.
Sempat gembira waktu ketemu jalan beton di tengah kebun kelapa yang panas terik ini.
Sayangnya jalan beton cuma beberapa kilometer saja dan jalan kembali jelek berbatu.
Rumah-rumah penduduk mulai tampak menjelang sungai Cisokan ke arah Sindangbarang.
Dari tempat terbuka di perkebunan Agrabinta, tampak pemandangan indah di kanan jalan.
Kebun karet berbatas barisan pohon kelapa, berlatar birunya samudera Indonesia di cakrawala.
Kebun karet Agrabinta dilalui dan berganti suasana pedesaan.
Kawanan kambing merumput di tepi jalan, kadang ke tengah jalan lalu dihalau oleh penggembalanya.
Sampai di alun-alun Sindangbarang jam setengah tiga sore.
Ada cabang jalan di sana, ke kanan menuju pantai, lurus ke Cidaun dan kiri ke Cianjur.
Perjalanan masih jauh dan mesti bergegas, mungkin lain waktu bisa mampir ke pantai Sindangbarang ini… ![]()



























tks yg sgt byk atas semua artikel dan foto2ny yg exclusive.
aep saeful rohmat
12 Mei 2011 pada 04:32
terima kasih…
apdri
17 Mei 2011 pada 18:13
selalu menanti kelanjutan kisah dari bro apdri, jadi kepingin ikutan jalan2….
Rizki Herdyan
13 Mei 2011 pada 15:08
belakangan saya baru tahu kalau pantai Tegalbuleud itu bagus sekali. Ada bukit pasir yang luas dan sungai Cikaso yang memanjang sejajar garis pantai…
http://www.trekearth.com/gallery/Asia/Indonesia/Java/Jawa_Barat/Sukabumi/photo1184691.htm
apdri
14 Mei 2011 pada 14:02
oia sekedar tambahan kalo bisa di berikan informasi mengenai SPBU ataupun penjual bensin eceran biar bisa memperkirakan kapan saatnya memberi minum motor kita….
Rizki Herdyan
17 Mei 2011 pada 02:30
Jarak Surade ke Sindangbarang sekitar 95 kilometer, sebaiknya isi full di SPBU Surade. Jalur jalan yang sepi adalah antara Curug Cikaso hingga akhir perkebunan Cikaso (1-2), perkebunan kelapa antara sungai Cibuni-Cisokan (3-4), dan perkebunan karet Agrabinta (5).
Perlu dipertimbangkan apakah perlu mencari bensin eceran di pedesaan Tegalbuleud (2-3), karena setelah itu jalannya jelek di perbukitan, sering pakai gigi rendah dan bensin akan lebih boros.
Maaf waktu itu saya kurang memperhatikan di mana saja letak kios bensin ecerannya.
apdri
17 Mei 2011 pada 18:42
Kalo di Sindang Barang ada SPBU gak Kang ?
thedy
19 September 2011 pada 02:31
Seingat saya tidak ada, tapi di Sukanegara & Pagelaran sepertinya ada :
http://slhd.cianjurkab.go.id/index.php?nav=v_23_jumlahspbudanpenjualanbahanbakar
apdri
19 September 2011 pada 02:47
Terima kasih Kang
thedy
19 September 2011 pada 08:04
wah cocok buat ngabuburit menjelang buka puasa nih,….lama tak jumpa mampir ya.foto2nya oke punya nih …
warna2cinta
26 Agustus 2011 pada 06:26
foto-foto selintas jalur sepi yang tidak dilewati tiap hari …
apdri
27 Agustus 2011 pada 15:45
kang punya alamat kontak utuk perkebunan kelapa nya,
tks
dedy supriadi
23 November 2011 pada 04:14
maaf saya tidak punya, namun ini ada halaman profil PTPN VIII,
mungkin orang di kantor pusat perusahaannya bisa membantu…
http://kpbptpn.co.id/profileptpn-21-0-ptpn-viii.html
apdri
24 November 2011 pada 08:44