Blog Apdri

Beberapa catatan sederhana

Asyiknya Curug Panganten

dengan 9 komentar

Gerbang Katumiri

Mencari tempat wisata segar tak jauh dari kota yang belum pernah dikunjungi, pagi itu saya berniat ke Curug Panganten. Letaknya di Bandung utara sebelah barat, lewat Gegerkalong – Ciwaruga (Polban) – Sariwangi.

Tanya-tanya orang sedikit, belok kanan di jalan raya Cimahi – Parongpong. Nanjak terus ke atas 2,5 kilometer dan sampai di Gerbang Katumiri.

Ada banyak permainan  seperti ATV, flying fox, berkuda, high ropes, dan lainnya.
Foto-foto sebentar di area Katumiri, tempat ini tampak dikelola dengan baik dan bersih.

Bayar tiket masuk 5000 rupiah

Taman di tengah Katumiri

Berkuda

Flying Fox

Lahan pertanian di samping katumiri, kota Bandung tampak dari atas

High ropes, merambat di tali antar pohon

Sebelum ke Curug Panganten, beli tiket hiking dulu seharga 3000 rupiah di loket area tengah Katumiri.
Air terjunnya ada di lembah sungai, jalan kaki sekitar satu kilometer ke bawah.

Nanti jalan kaki sampai warung di kiri kejauhan itu (atap kotak putih)

Lurus hingga saluran irigasi

Jalan setapak dan jembatan

Sungai dari atas jembatan bambu

Saluran irigasi

Air sungainya tidak terlalu deras, masih musim kemarau dan alirannya sudah dibagi ke saluran irigasi di kiri-kanan sungai.

Dengarkan suara alam: air, serangga, burung-burung

Jalan setapak turun berliku

Dari sela-sela pohon

Aliran mata air memotong jalan setapak

Kolam air di depan air terjun

Batu-batu berukuran sangat besar di hilir air terjun

Indahnya suasana serasa hanya milik berdua

Ada yang asyik pacaran, hati-hati setan yang menyusup ke rongga dada dan menggoda jiwa …  :mrgreen:

 

Ditulis oleh apdri

19 September 2011 pada 01:01

Ditulis dalam Jalan-jalan

Dikaitkatakan dengan , , , ,

9 Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. mantaaab,. pake sepeda bisa gak ya kesini ?..

    jangyudi

    19 September 2011 pada 15:14

    • bisa banget, sampai area taman Katumiri jalan aspal.
      perlu berhati-hati waktu menyusuri saluran irigasi sesudah jembatan,
      ada bagian yang sebelah kirinya jurang dalam tanpa pagar.
      orang lewat mesti satu-satu, tidak cukup untuk berpapasan… :)

      apdri

      20 September 2011 pada 00:22

      • wah perlu dicoba nih kapan-kapan..
        ok, makasih infonya..

        jangyudi

        22 September 2011 pada 07:55

  2. Wah tulisannya bermanfaat. thanks.. izin share ya..

    jundiurna92

    16 Oktober 2011 pada 12:08

  3. silakan… :)

    apdri

    17 Oktober 2011 pada 01:17

  4. Jadi untuk masuk curug panganten dari katumiri ini to….

    iqoh

    29 Desember 2011 pada 11:09

    • betul lewat Katumiri…
      di hilir sepertinya ada air terjun lagi yaitu curug lalay, namun belum tahu jalan setapaknya,
      lewat saluran air di sisi barat sungai atau bisa dari komplek (sisi timur) sebelum masuk ke area outbound…

      apdri

      30 Desember 2011 pada 03:14

  5. wah wah Indah banget nie…!!!sungguh me nakjubkan…tak usah liburan ke Singapur segal Udah ajah..ke sini Curug Penganten…!!!

    Eden Permana

    9 Januari 2012 pada 19:49

    • di Singapura sepertinya tidak ada air terjun alami,
      tidak ada gunung tinggi dan sungai memotong tebing-tebing terjal,
      kalau wisata buatan sih banyak… :D

      apdri

      11 Januari 2012 pada 01:53


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.