Tulisan ditandai ‘Cileleuy’
Menyusuri Papandayan (bagian 1)
|
Papandayan cocok untuk trekking, jalan kaki ringan menyusuri jalan yang ada di sekeliling gunung. Kebanyakan jalurnya cukup landai, cocok untuk pendaki pemula. Pagi itu gerimis mengguyur ketika melewati jalan menanjak penuh lubang di Cisurupan, Garut selatan. Lapangan parkir masih sepi, pos penjaga hutan pun belum buka. Di balik punggung, cahaya matahari yang pucat berusaha menembus pekatnya kabut pagi. |
Santosa-Arjuna-Samudra (habis)
|
Setelah puas menikmati kebun teh terbuka sejak Kertasari hingga Cileleuy, sekarang sampailah pada bagian akhir dan terberat dari perjalanan ini, menuju Arjuna dan Samudra. Rimbunnya hutan membentang di belakang emplasemen Cileleuy. Kata penduduk yang saya tanyai, Cikajang masih jauh dan mesti menembus leuweung (hutan). Biarlah, sudah tanggung berjalan sejauh ini, mau balik juga jauh, mudah-mudahan sampai Cikajang sebelum gelap. |
Santosa-Arjuna-Samudra (bagian 3)
|
Setelah melalui pabrik Talunsantosa yang ada di lembah, jalan menanjak ke bukit dan masuk kompleks Sedep. Dua tempat ini berdekatan dan sama-sama memiliki pabrik teh yang besar. Di sebelah kanan pabrik teh Sedep ada beberapa rumah yang atapnya bercerobong. Mungkin jaman Belanda dulu tempat ini memang dingin sehingga perlu perapian dalam rumah. |


